Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Mapanraq sonaiq toaq Mongeaq sonai toaq Muaq iq-o bandi Usimonge-mongeang."
Susah dan merana tak kan mengapa Sakit pedih biarkan daku Asalkan dikau Membalas kasihku
PERISTIWA
Cegah Peladang Berpindah, Kades Patambanua Cetak Sawah Baru
SulbarDOTcom - Cegah Peladang Berpindah, Kades Patambanua Cetak Sawah Baru
Usman, Kades Patambanua Kecamatan Bulo Polewali Mandar

 Penulis
: BURHANUDDIN
 Kamis, 31 Desember 2015 09:47:12  | Dibaca : 534 kali
 
Sulbar.com - Sebagai solusinya nyata maraknya peladang berpindah, Usman Kepala Desa Patambanua Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kini serius memprogramkan pencetakan sawah baru seluas 100 Ha.  Kepada SulbarDOTcom, Rabu 30 Desember sore kemarin, Ia menyatakan program pencetakan sawah baru tersebut berada di empat dusun yang ada dalam wilayah Desa Patambanua Kecamatan Bulo, "yah, kami kini tengah serius memprogram pencetakan sawah baru sebagai jawaban atas maraknya peladang berpindah," tutur Usman.

Usman yang diwawancarai di cafe 89 Jalan Todzilaling Pekkabata Polewali mengatakan, maraknya para peladang berpindah itu menjadi penyebab rusaknya hutan, "kami inginkan, kelak hutan kita bisa lestrai terlebih kenyataan menunjukkan para peladang berpindah ini yang acapkali bergerak secara berkelompok dan membuat sekitar 200 hektar hutan dibabat dan dibakar habis untuk keperluan ladang. Utamanya untuk penanaman padi gogo (padi gunung-red)," urainya.

Usman menyebutkan, aktivitas para peladang berpindah itu, "biasanya dilakukan sekitar satu hingga dua bulan hingga panen dan baru turun gunung sekitar bulan ke empat dan ke lima. Artinya sekitar lima bulan mereka para peladang itu, berada di hutan bersama anak anaknya. Payahnya, anak-anak yang mereka ikut sertakan itupun akhirnya pendidikannya harus terbengkalai."

Karena itupulalah, masih menurut Usman, membuat petani kakao yang ada di desanya tersebut tidak sesejahtera petani kakao yang ada di daerah lain. "Karena mereka kosongkan rumahnya kalau musim tanam padi. Membuat kebun kakao mereka hanya sesekali dikontrol. Ini karena mereka masih senang cari bahan makanan di hutan dengan cara berladang berpindah pindah itu."

Sehingga lanjut Usman, program pencetakan sawah baru itu menjadi sangat penting baginya, untuk menjawab kenyataan peladang berpindah itu. "Semoga dengan program percetakan sawah baru yang menggunakan dana APBN maupun APBD Provinsi tersebut melalui perjuangan para legislator pusat dan provinsi itu bisa mengubah pola hidup rakyat kami dan tidak lagi naik gunung menjadi peladang berpindah pindah," tutup Usman.
 
Tag : polman
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : BURHANUDDIN

Selain aktif menulis SulbarDOTcom, dirinya juga terlibat di dunia akademisi dan berbagai program pencerahan serta penulisan

ARTIKEL TERKAIT
Isra: Secara Kepartaian Ramlan Badawi Tak Berpengaruh
Jelajah Sungai Mandar Dengan Rakit Awali FSM 3
Jelang Pilbup, Hupmas SDM KPU Datangi Sekolah
Jelang Kongres, UKM Pers Mahasiswa Radikal Unasman Bentuk Kepanitiaan
Sambut Ramadan, Mahasiswa Unasman Ziarahi Makam Wali
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
    Catatan :
No Ads, No Spam, No Flood please !
Mohon tidak menulis iklan, spamming dan sejenisnya.
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 662,624

web server monitoring service RSS