Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Ayappui tonga-tongan Rokonna asallangan Iyamo tu-uq Pewongan di ahera."
Pahami yang sebenar-benarnya Semuanya rukun Islam Sebab itulah Bekal akhirat kelak
ULASAN
Refleksi Tahun Baru, Hijriyah di Tengah Perbenturan Peradaban
SulbarDOTcom - Refleksi Tahun Baru, Hijriyah di Tengah Perbenturan Peradaban


 Penulis
: SAIFUDDIN
 Senin, 4 Januari 2016 08:48:30  | Dibaca : 719 kali
 
Sulbar.com - Perkembangan sains dan teknologi saat ini yang semakin dirasakan manfaatnya telah memberi kemudahan pelayanan dalam berbagai sektor kehidupan manusia. Sebagi konsekwensi dari semua itu, maka gelombang peradaban yang ditimbulkannya pun semakin dahsyat. Ekses dari kemajuan peradaban manusia ini nampak dari kecanggihan alat transportasi dan komunikasi yang semakin meningkat. Gema dari system itu seakan akan mempersempit dunia ini dalam interaksi kultur. Hal ini tidak dapat dielakkan oleh dunia ketiga, yang pijakan konstruksi kebangsaan dan kenegaraannya banyak diilhami oleh barat, termasuk perkembanagan sains dan teknologi di indonesia. Namun dibalik kemajuan yang pesat itu mulai terasa pengaruhnya yang kurang menggembirakan, yaitu mulai tampak terasa nilai nilai luhur agama, adat dan norma sosial yang selama ini diagungkan sudah menurun.

Penggunaan narkotika dan obat obat terlarang, pemerkosaan dan tindakan kriminalitas yang mengarah pada sadisme, disintegrasi dalam tata hubungan keluarga dan berbagai krisis akhlak lainnya. Terjadinya krisis semacam ini karena manusia mengalami kegersangan imaniah dan kehilangan tata nilai dan norma sebagai pedoman hidup yang dapat mengarahkan mereka pada alternatif  yang menentramkan jiwanya. Tata nilai yang bersifat mondial yang selama ini dipedomani telah gagal mengantar mereka pada kebahagiaan, ketentraman dan kedamaian. Oleh sebab itu manusia menggali tata nilai dan norma yang bersifat ilahiyah. Sebagai alternative baru untuk menyelamatkan manusia dari kehancuran total. Dari hal ini berarti manusia harus bertumpu pada agama.

Tantangan Pemuda Islam

Diantara berbagai kepentingan yang beragam, memahami kemaslahatan Ummat tidaklah mudah karena esensi kemaslahatan sesungguhnya terkait erat dengan upaya mengambil kemamfaatan dan menolak kemudaratan. Berbagai upaya yang mengejutkan dalam mengiringi kehidupan. Masaalah terpenting dalam perubahan itu adalah bom ekonomi global dan renaissance dalam seni, gaya hidup bebas dan moralisme cultural, dasawarsa wanita dalam kepemimpinan, abad biologi, kebangkitan agama, millinium baru dan kejayaan individu. Akan tetapi wajah masa depan yang lebih kompleks dan padat teknologi yang kita gunakan untuk membayangkan kepuasan yang palin menggairahkan bukan karena teknologi melainkan konsep yang meluas dari “ Apa artinya menjadi manusia”

Adapun tantangan pemuda Islam saat ini adalah: 1). Sekularisme, yakni, suatu faham yang ingin melepaskan diri dari agama. Urusan Negara pendidikan, ekonomi, politik dan sosial budaya lepas dari ikatan nilai nilai religius. Persoalan agama dianggap sebagai urusan individu. Sekularisme melahirkan berbagai aliran Pertama, Aliran Rasionalisme. Yang menganggap bahwa akallah satu satunya alat yang dapat mengetahui secara pasti yang baik dan yang buruk, dan akal pula yang menjadi sumber utama ilmu pengetahuan. Rasionalisme kemudian melahirkan materialisme yang akan berakhir pada faham ateisme. Kedua, Aliran  Hedonisme yang menganggap bahwa perbuatan yang dikatakan bauk bila menimbulkan kelezatan dan kenikmatan sesaat. Kebahagiaan timbul apabila perbuatan itu sesuai dengan keinginan hawa nafsunya. Hal inilah yang menyebabkan sebagia generasi muda terlibat dalam mengunakan narkotika dan khamar.

2). Westernisasi, dimana pembaratan adalah salah satu pola pikir dan bertindak ala barat mulai dari cara berpakaian, makan, minum segala yang dari barat dianggapnya adala kemajuan. Maka dari berbagai persoalan yang menimpa remaja atau pemuda islam saat ini maka dibutuhkan suatu terapi yang tentu saja berdasarkan agama Allaj yang hanif sebagai mana Allah berfirman :Qs. 3 : 159 dan Qs. 16: 125

159.  Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah Lembut terhadap mereka. sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu[246]. Kemudian apabila kamu Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

Oleh karenanya Generasi muda Islam mengemban misi dalam kehidupannya adalah sebagai, kekuatan aqidah yang tegar dan kokoh.
Kekuatan Ilmu pengetahuan dan amal shaleh. Kekuatan Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah, dan Wathaniyah.

Berdasarkan penomena tersebut, sejenak kita menengok sejarah bahwa ummat islam menghadapi kaum kafir quraish penuh dengan ketabahan dan keimanan yang kemudian direfleksikan dalam peristiwa hijrah. Terdapat dua hal yang dapat dijadikan pelajaran oleh generasi Islam dalam peristiwa hijrah yaitu, Pertama bahwa hijrah ke madinah merupakan puncak pengorbanan kaum muslimin di Makka.

Setelah melalui pemgorbanan fisik, mental, mental, ekonomi, merekapun harus meninggalkan tanah air tercinta menuju tempat yabg asing dengan jarak yang cukup jauh  (+ 500 Km) melewati padang pasir tandus dan gunung batu yang panas serta bekal seadanya. Semua itu mereka lakukan semata mata untuk menyelamatkan iman dan demi kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya. Memang hijrah tidak mudah sebab telah menjadi fitrah manusia untuk menyukai dan mencintai kampong halamannya. Karena itu orang orang yang lemah imannya tidak memenuhi seruan hijrah tersebut dan akhirnya mereka mati dalam keadaan menganiaya  diri mereka sendiri.

Kedua Hijrahnya Nabi ke Madinah merupakan titik balik dari ketidak berdayaan kaum muslimin sepanjang periode Makka dalam menghadapi kezaliman musuh musuh kebenaran khususnya dari kaum kafir quraisy. Dengan Hijrah itu kaum muslimin dapat melakukan konsolidasi potensi dan membangun, serta memantapkan pilar pilar masyarakat muslim, (membangun masjid, mempersaudarakan Ansar dan Muhajjirin, menetapkan piagam Madinah, dll).

Yang kemudian mengantar Ummat islam untuk memperoleh izin dari Allah untuk mempertahankan diri dan melawan ketika mereka diserang. (Qs.22: 39), kemudian diizinkan pula untuk membalas dengan yang setimpal dan lalu diizinkan pula untuk mengadakan perang total agar tidak timbul lagi fitnah dan tidak pula ada kekuatan dan sistem yang menghalang halangi tegaknya kebenaran dan keadilan.

39.  Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, Karena Sesungguhnya mereka Telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.

Berdasarkan peristiwa hijrah tersebut maka sebagai pemuda islam mengemban missi sebagai, 1. Muwahhid (pemersatu).Yakni setiap aktivitas generasi generasi muda Islam, harus mampu menyatukan potensi ummat yang ada untuk di proyeksikan bagi keberhasilan perjuangan, semaksimal mugkin. 2. Mujahid (pejuang).Sebagai mujahid Islam maka segenap aktivitas generasi muda Islam, harus mempunyai bobot keislaman yang lebih besar ketimbang bobot kepemudaannya. Harus tampil penyejuk dalam kedamaian tetapi tangguh dalam menumpas kemungkaran. 3. Muaddib (Pendidik)Generasi muda Islam mengupayakan agar tampil sebagai pendidik Ummat dan bukannya tampil kedepan untuk membodoh bodohi dan menipu Ummat.

4. Musyaddiq (Pelurus).Aktivitas generasi muda Islam tampil meluruskan tradisi tradisi perjuangan yang telah ada, opini serta anggapan Ummat yang keliru terhadap setiap situasi, bukan malah memperkeruh dan mempropokasi kearah yan memicu pertentangan dan pertikaian terhadap sesuatu yang lebih meruncing. 5. Mujaddid (pembaharu).Generasi muda tampil sebagai pembaharu yang akan membaharui setiap metode dan pola perjuangan, taktik dan strategi perjuangan yang semuanya ini harus diamalkan dengan penuh kearifan dan bilhikmah, yang mengacu pada historis keteladanan Rasulullah. Hal ini tidaklah berlebihan jika kita mencoba melihat ayat ayat alqur’an yang berbicara tentang pemuda, 83. Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Firaun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. dan Sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.

77.  Dan tatkala datang utusan-utusan kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya Karena kedatangan mereka, dan dia berkata: "Ini adalah hari yang amat sulit[729]."

13.  Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita Ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

60.  Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala Ini yang bernama Ibrahim ".

Untuk mewujudkan hal tersebut di era modern ini dibutuhkan satu kecerdasan yang dapat mengantarkan manusia untuk tidak mengandalkan akal semata tetapi juga kemempuan hati dan perasaan. Kecerdasan Emosional yang memiliki dua unsur yaitu intra personal yang meliputi, 1). Self awareness and acceptance, yaitu kemampuan untuk mengenali, memahami dan menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri. 2). Managing emotion yaitu kemampuan mengelola emosi. 3). Self motivation yaitu kemampuan memotivasi diri
Inter personal. 4). Relating weel, yaitu kemampuan mengadakan dan menjaga hubungan. 5). Emotional monitoring, yaitu kemapuan memantau emosi.

Sebagai akhir dalam ulasan ini, sebagai refleksi atas pergantian tahun, maka penulis mengajak, marilah kita bersama merenungkan satu nyanyian perjuangan hidup yang terungkap dalam bait bait penuh harga diri;

Wahai penaka penerus cita
Panggillah manusia dengan cinta
Gubahlah dunia dengan prestasi
Jadikan hidupmu penuh arti
Dan kalau toh harus mati
Senyumlah
Dan basahkan bibirmu karena memuji sang kekasih
LAILAHAILLALLAH
 
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : SAIFUDDIN

Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Polewali Mandar

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 546,057

web server monitoring service RSS