Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Inditia Tummuane Bannang Pute Sarana Melo Dicingga Melo Dilango-lango"
Ini dia lelaki Mandar, Pemberani dan pantang surut langkah, Siap menghadapi setiap tantangan yang menghadang, Apapun jua bentuknya
PUISI
Puisi Muhammad Salim
SulbarDOTcom - Puisi Muhammad Salim


 Penulis
: MUHAMMAD SALIM
 Sabtu, 6 Februari 2016 19:53:40  | Dibaca : 1151 kali
 
Sulbar.com - Kong Kalikong

Lantaran subuh mulai tak menyapa seperti biasanya menyapa mimpi-mimpi setiap waktunya, ayunan tangan derap langkah tak lagi menari disekitar pencinta malam pun nyanyian pagi hari tak lagi sesejuk kemarin. apa dikabarkan dari paruh baya berkata dengan suara pasrah senyum pun tak begitu nyaman lagi untuk dinikmati.

"apa hendak aku lakukan nak, sementara kehidupanku hanya ada di bawah paling terbawah".

Ha, ada sesuatu telah bermain Kong Kalikong, merampas sebuah hak dan menutup mata namun tak menyadari mata lain membaca wajahnya.

Sebuah permainan anak kecil disulap menjadi permainan orang dewasa. Ini tak jauh beda dengan Gayus, perbedaannya amat tipis. Itu tak terbaca oleh kita sebab telah hadir sangkar dan semua hanya diukur oleh nilai dan nilai. Apalah arti sebuah nilai jika mata hati kita tertutup rapat mendengar cerita-cerita di sekitar tempat menumpuk impian. Paruh baya itu hanya mampu berbagi dengan keikhlasannya.

Kabarkanlah cerita-cerita mereka

Kong Kalikong, Kong Kalikong

Kong, Kong, Kong Kalikong

Semakin tak jelas nasibnya, paruh baya menatap kosong kepada kita. Gayus semakin merdeka saja. Kong, Kong, Kong Kalikong

Lucu, betul-betul lucu.

Paruh baya kau tak sendiri merasakan bagaimana hakmu telah digelindingkan, jangan takut hanya karena statusmu yang amat sangat rendah di muka mereka. Justru kau lebih mulia dibanding mereka  jangan takut mememcahkan kong kalikong itu. Sekali lagi kau tak sendiri, kau adalah bagian dari kami.

Kong, Kong, Kong Kalikong

We, Gayus yang sementara duduk dipersidangan, disini perlu kau tau cucumu turut dalam ketenaranmu, berapa banyak lagi cucu-cucumu terus mengganas menggerogoti bermain kong kalikong dibalik meja-meja kekuasaan, seenaknya bermain tunjuk menunjuk mengusir merampas kehidupan paruh baya.

Kong, Kong, Kong Kalikong

Bebas tersenyum munafik, permainan cucu-cucu Gayus merajalela.

Kong, Kong, Kong Kalikong.

Parangtambung, 7 Februari 2011



Senja di Teluk Mandar

laut lepas teluk mandar
mengeja cerita senja di dermaga
memecah pertapaan karang
para pencari ikan

katinting bergemuruh
menembus ombak
sandeq bertarung jelajahi dunia

mara’dia tetap tersenyum
nyanyian sayang-sayang
menyelam bersama petikan kecapi

kalinda’da berdendang dalam album kenangan
tabuh rebana to tamma’ mempertajam kekahasan tanah mara’dia
makam raja-raja masihkah bertabur darah mandar

bersaing di dunia modernitas
adakah kita mengingat itu semua?

Majene, 15 November 2012
 
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : MUHAMMAD SALIM

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, lelaki yang bernama pena Salim Makkarodda ini alumnus UNM yang terlibat di berbagai kegiatan kesenian, kesusateraan dan anggota dari Komunitas Fotografer Polewali Mandar.

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 564,869

web server monitoring service RSS