Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Naiya Mara'dia, tammatindoi di bongi, tarrare di allo, namandandang mata dimamatanna daung ayu, dimalimbongna rura, dimadzinginna lita', diayarianna banne tau diatepuanna agama"
Sesungguhnya seorang raja, tidak akan terlena dalam lelap tidur di keheningan malam, tidak akan berdiam diri atau berpangku tangan di waktu siang hari, namun harus berpikir dan berupaya sera berikhtiar untuk meningkatkan hasil perikanan di tambak, terciptanya ketentraman dan kedamaian demi kelangsungan hidup manusia serta sempurnanya agama
PERISTIWA
Kasat Reskrim Mamasa Bantah Dirinya Tidak Menghargai Hukum Adat
SulbarDOTcom - Kasat Reskrim Mamasa Bantah Dirinya Tidak Menghargai Hukum Adat
Kasat Reskrim Polres Mamasa Syamsuriyansah, SE

 Penulis
: FRENDY CHRISTIAN
 Rabu, 18 Mei 2016 11:02:14  | Dibaca : 1078 kali
 
Sulbar.com - Kasat Reskrim Polres Mamasa Syamsuriyansah, SE membantah jika diriya tidak menghargai pemberlakuan hukum adat dalam proses penyelesaian perkara yang mengarah pada perdamaian. Hal itu diungkapkan saat ditemui di ruang kerjanya senin, 16 Mei lalu.

Kepada SulbarDOTcom, Syamsuriyansah mengatakan, setiap kasus yang ditangani dan bersifat delik aduan, pihaknya selalu berupaya melakukan penyelesaian melalui proses perdamaian secara adat dengan menjunjung tinggi asas kekeluargaan.

"Namun dalam setiap penanganan kasus, hak pelapor wajib kami hargai. Dan proses penyelesaian secara kekeluargaan hanya bisa ditempuh apabilah pihak terlapor dan pihak pelapor sepakat untuk berdamai. Oleh sebab itu, saya membantah kalau dikatakan kami tidak menghargai upaya perdamaian yang dilakukan masyarakat lewat jalur adat," tegas Syamsuriyansah.

Diungkapkannya, salah satu kasus yang pernah ditangani di Nosu, sebagaimana diberitakan oleh SulbarDOTcom pada Selasa, 3 Mei 2016 lalu, kendati telah melalui proses adat, namun kasusnya tetap berlanjut melalui hukum positif. Hal itu kemudian menuai protes dari berbagai pihak yang menilai pihak kepolisian tidak menghargai proses hukum adat yang telah dilalui. Bahkan muncul tudingan yang mengatakan, Polres Mamasa tidak profesional dalam menangani kasus tersebut lantaran kasusnya ini telah diselesaikan melalui hukum adat.

"Mungkin inilah yang disebut buah simalakama, satu sisi kami mau hentikan prosesnya sementara di sisi lain kami juga terdesak dari pelapor. Sementara kami selaku penegak hukum wajib menghargai hak-hak pelapor. Lalu apa dasar kami untuk menghentikan kasusnya? Bahkan kasus ini sempat terkatung-katung karena kami juga berupaya menyarankan untuk diproses secara adat namun ternyata proses adat yang telah dilakukan tidak membuat pihak pelapor mau menghentikan kasusnya," jelas Syamsuriyansah.

Menurut Syamsuriyansah, SE, pihaknya tidak dapat memaksakan pihak pelapor untuk menghentikan kasus tersebut, lantaran pihak pelapor tetap mendesak pihak kepolisian untuk melanjutkan kasus ini melalui hukum positif.

Lebih jauh, Syamsuriyansah mencontohkan kasus serupa yang saat ini ditangani olehnya yang diselesaikan melalui jalur damai oleh kedua belah pihak yang beritikai. Melalui mediasi pihak kepolisian kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan kasus ini melalui jalur hukum positif.

"Intinya adalah, kedua belah pihak mau damai dan tidak menonjolkan ego masing-masing. Pada dasarnya polisi selalu berdiri di dua sisi, tidak boleh mengabaikan hak-hak kedua belah pihak," pungkas Syamsuriyansah.
 
Tag : mamasa
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : FRENDY CHRISTIAN

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, dirinya juga banyak terlibat di berbagai kegiatan pencerahan dan penguatan kapasitas masyarakat dan di dunia kemahasiswaan di Mamasa
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 723,149

web server monitoring service RSS