Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Takkalai di sobalang Dotai lele ruppu Dadi nalele Tuali di labuang."
Sekali bahtera layar terkembang Karam dan hancur tak kuhiraukan Asal tidak gempar terseriar Balik surut ke pangkalan semula
PERISTIWA
Jalan Penghubung Desa Buntubuda Dan Mambulilling Putus Total
SulbarDOTcom - Jalan Penghubung Desa Buntubuda Dan Mambulilling Putus Total
Jembatan darurat dari bambu sering dilintasi oleh anak sekolah.

 Penulis
: FRENDY CHRISTIAN
 Jumat, 14 Oktober 2016 22:35:53  | Dibaca : 1000 kali
 
Sulbar.com - Akibat hujan deras dan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bocor membuat jalan penghubung antar dua desa yakni Desa Mambulilling dengan Desa Buntubuda Kecamatan Mamasa kembali ambruk untuk kesekian kalinya, saat ini jalan penghubung dari dua desa tersebut sudah putus total.

Dalam catatan SulbarDOTcom, sejak longsoran pertama terjadi beberapa bulan lalu langsung ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan mengucurkan anggaran sekitar puluhan juta rupiah untuk pembuatan talud.

Saat pengerjaan dilakukan, sejumlah warga juga telah menyesalkan pengerjaan talud tersebut lantaran hanya di kerjakan mengunakan talud bambu dan rumput liar.

Sekitar tiga bulan lalu longsoran kembali terjadi akibat putusnya pipa PDAM namun juga tak kujung mendapat perhatian dari pihak pemerintah setempat, meskipun  sudah ditinjau langsung oleh Pihak pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah,

Menurut salah seorang warga Pampang yang melintasi jalur ini yang dikonfirmasi pada Jumat Siang 14/10/2016 mengungkapkan
"sebelumnya  saya telah menduga longsor akan kembali terjadi akibat pipa PDAM yang hanya bergantung pada tiang bambu yang tak mungkin mampu menahan beban pipa yang melintas apalagi hujan deras terus turun menguyur badan jalan, dan betul terbukti pipa tersebut sudah beberapakali putus di tempat ini yang akibatnya jalan ini sudah putus total" Ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, sekitar lima rumah warga kembali terancam. Mulai dari rumah yang paling dekat dengan tanah rawan longsor itu, hingga beberapa rumah yang ada dideretan bawahnya.

Sementara salah satu pemuda di Desa Buntubuda Frendy mengatakan kami sangat menyesalkan kejadian tersebut lantaran seolah-olah ada pembiaran dari pihak yang berwajib. "Kami sangat menyesalkan kenapa persoalan ini yang sudah lama terjadi bahkan sudah kesekian kalinya terjadi tak kunjung diperbaiki pada hal ini adalah jalur akses perekonomian  masyarakat dari dua desa yakni Desa Buntubuda dan Mambulilling, belum lagi setiap harinya anak sekolah harus bertaruh nyawa untuk melintasi jalur ini karena yang di lalui hanya jembatan yang terbuat dari dua batang  bambu".

Selain itu dia jugat sangat menyesalkan para toko masyarakat dan para wakil rakyat yang berdomisili didua Desa tersebut yang tak bisa menyuarakan persoalan ini. "Padahal ini adalah kebutan mendesak masyarakat diwilayah desa Buntubuda dan Mambulling" Tegas Frendy.
 
Tag : mamasa
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : FRENDY CHRISTIAN

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, dirinya juga banyak terlibat di berbagai kegiatan pencerahan dan penguatan kapasitas masyarakat dan di dunia kemahasiswaan di Mamasa
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 801,668

web server monitoring service RSS