Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Naiya Mara'dia, tammatindoi di bongi, tarrare di allo, namandandang mata dimamatanna daung ayu, dimalimbongna rura, dimadzinginna lita', diayarianna banne tau diatepuanna agama"
Sesungguhnya seorang raja, tidak akan terlena dalam lelap tidur di keheningan malam, tidak akan berdiam diri atau berpangku tangan di waktu siang hari, namun harus berpikir dan berupaya sera berikhtiar untuk meningkatkan hasil perikanan di tambak, terciptanya ketentraman dan kedamaian demi kelangsungan hidup manusia serta sempurnanya agama
PUISI
Puisi Niken Bororesmi
SulbarDOTcom - Puisi Niken Bororesmi


 Penulis
: NIKEN BORORESMI
 Jumat, 28 April 2017 20:02:29  | Dibaca : 160 kali
 
Sulbar.com -
Penghianatan Seorang Gadis


Ia menjelma menyerupai bulan purnama
menyinari hati yang terbengkalai oleh luka
muslihat oleh sikeindahan rupa
tiru-meniru yang tak seharusnya ditiru

Sungguh mencengangkan molek tubuhnya
polesan lipstik menghentikan dunia fana
senyum manis menggairahkan
tanpa rasa takut ia mulai mencibir

Membentuk diri menjadi yang terbaik
bualan, cuapan, hingga sentuhan
tanpa ada rasa takut menjadi seorang pengecut
si gadis ayu telah berkembang
molek rupa namun buruk tabiat dan prasangka


Ratap Saja

Biarkan sejenak ia menatap
Apa yang dilihatnya
Mungkin itulah yang diungkapkannya

Mungkin saja pengakuannya
Dapat meluluh lantahkan kesenyapan
Mungkin saja

Tuk kemudian dia pergi
Mencari bentuk dari dirinya

Sebab menurut pengakuannya
Ada yang hilang
Sepengetahuanku dari kabar burung
Ia terus mencari yang hilang
Ia terus bepergian menelusuri kawah

Entahlah
Mungkin akan ia temukan
Bentuk dari dirinya yang hilang
Atau mungkin
Ia belajar mengikhlaskannya

Polewali, 25 April 2017

Rindu

Andai kata dapat menjadi pernyataan
Mungkinkah gundah akan berangsur pulih
Tergerus bersama kenangan

Lalu padang ilalang akan menjadi saksi
Dari runtuhnya benteng pertahanan
Yang sedari kemarin bertahan
Berjuang melawan gejolak rindu
Jika disini adalah cinta
Lantas apa lagi yang ku cari

Rindu ini telah menjadi
Sesuatu yang tak mungkin dimengerti
Bagi ahli waris ataupun hakim peradaban
Serta merta akan tetap merindu
Meski senja dan fajar telah bertemu
 
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : NIKEN BORORESMI

Penulis yang dikenal blak-blakan ini kini aktif sebagai redaktur disalah satu koran harian yang terbit di Sulbar. Selain berprinsip menulis dan membaca adalah suatu kewajiban dirinya juga kini kini bersetia hidup sebagai perempuan yang merindu

ARTIKEL TERKAIT
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 565,800

web server monitoring service RSS