Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ] [ Maps ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Menangi kaccang tunggara Menangi na sumobal Tanda mokau Tuali di lolangan."
Semakin kencang angin tenggara Semakin layar terkembang Suatu pertanda pantang mundur Balik surut dari samudera luas
PERISTIWA
Kasus Formalin di Mamasa, Hasil BPOM Negatif Kecuali Cumi
SulbarDOTcom - Kasus Formalin di Mamasa, Hasil BPOM Negatif Kecuali Cumi


 Penulis
: FRENDY CHRISTIAN
 Jumat, 14 Juli 2017 11:00:56  | Dibaca : 236 kali
 
Sulbar.com - Setelah ditunggu cukup lama, akhirnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan hasil uji laboratorium terkait temuan Dinas Perikanan Kabupaten Mamasa, Kamis (15/6) lalu yang menemukan sejumlah ikan yang terindikasi berformalin.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa, BPOM Makassar menyatakan dari sekitar 200 sampel ikan diuji ternyata hanya satu sampel yang positif mengandung formalin yaitu sampel jenis cumi.

Sebagaimana diberitakan SulbarDOTcom, Jumat, 16 Juni 2017 lalu, ikan yang terindikasi berformalin itu diambil dari salah satu pedagang ikan di pasar Mamasa saat Dinas Perikanan menggelar beberapa inspeksi mendadak (sidak) saat jelang lebaran.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Mamasa, Alexander mengatakan, dari 200 ikan yang dijadikan sampel dan terindikasi berformalin itu, hanya ada satu sampel yang positip berdasarkan hasil uji laboratorium berformalin.

"Kami sudah menerima hasil uji laboratorium BPOM hanya cumi yang dinyatakan positif berformalin. Sisanya sampel ikan yang berjumlah sekitar 200 jenis dinyatakan tidak mengandung formalin," jelas Alexander.

Beda Hasil Dinas Perikanan

Sementara itu, dinas Perikanan Kabupaten Mamasa sendiri sebagai instansi yang menggelar sidak dan menemukan sejumlah ikan terindikasi berformalin itu mengaku belum menerima pemberitahuan mengeni hasil uji laboratorium sampel ikan yang pernah dikirimkannya ke BPOM itu.

"Sampai sekarang kami masih menunggu hasilnya, belum ada info resmi dari BPOM,” kata Kabid Pengawasan, Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Mamasa, Andarias, di kantornya, Selasa (11/07) lalu.

Disinggung mengenai informasi telah dirilis Dinkes Mamasa terkait hasil uji laboratorium dari BPOM Andarias mengatakan, bisa saja hasilnya berbeda dengan hasil yang mereka dapatkan ketika melakukan sidak di pasar, karena masih menurutnya, tes kandungan formalin yang mereka lakukan beberapa waktu yang lalu itu masih bersifat sementara.

"Alat yang kami gunakan untuk menguji sampel ikan beberapa waktu lalu itu adalah alat yang ada di kami. Karenanya untuk memastikannnya, kita masih butuh pembuktian lebih lanjut melalui uji laboratorium. Jadi kalau hasilnya berbeda itu adalah hal yang wajar," tutur Andarias.

Namun pihak Dinas Perikanan membantah jika hasil sidak yang mereka lakukan banyak sampel ikan yang terindikasi mengandung formalin disebabkan peralatan yang mereka gunakan saat melakukan sidak terkontaminasi dengan zat-zat yang mengandung Formalin

"Prosedur pengambilan sampel saya kira sudah sesuai. Alat yang kami gunakan juga kami dapatkan dari perusahaan penjualan alat kesehatan yang terpercaya. Sehingga kami yakin semuanya telah sesuai standar pemeriksaan,” tandas Andarias.

Polres-Pemkab Akan Lakukan Penindakan

Sementara itu, terkait penindakan terhadap pedagang yang terindikasi menggunakan formalin pada ikan dagangannya itu, Kasat Reskrim Polres Mamasa, Ajun Komisaris, Yan Kasmariyanto mengaku akan melakukan langkah hukum dan akan segera turun ke lapangan sesudah membentuk tim koordinasi bersama Pemkab Mamasa.

"Kami masih menunggu pemerintah daerah membentuk tim koordinasi. Setelah itu nanti terbentuk, kita akan langsung bergerak," tandas perwira tiga balok yang akrab disapa Yan ini.
 
Tag : mamasa
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : FRENDY CHRISTIAN

Selain aktif sebagai awak redaksi SulbarDOTcom, dirinya juga banyak terlibat di berbagai kegiatan pencerahan dan penguatan kapasitas masyarakat dan di dunia kemahasiswaan di Mamasa

ARTIKEL TERKAIT
Menikmati Eksotisme Negeri Di Atas Awan Mamasa
GMKI dan PMK Polman Juga Galang Dana Untuk Bayi Maryana
Kekerasan Jurnalis Terus Menuai Kecaman
Ibu Minta Kawin Lagi, Anak Aniaya Ibu Kandung
Lagi - lagi Tahanan Narkoba Di Mamasa Kabur
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
    Catatan :
No Ads, No Spam, No Flood please !
Mohon tidak menulis iklan, spamming dan sejenisnya.
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 754,256

web server monitoring service RSS