Mengawal gagasan, peristiwa dan informasi Sulawesi Barat [ Beranda ] [ Tentang : Redaksi | Sulbar ] [ Hubungi Kami ] [ Menulislah disini ! ] [ Pedoman Pemberitaan ]

SulbarDOTcom
Kalindaqdaq (Pantun Mandar) :

"Mazdondonna duambongi Annaq maullung allo Damoq pettule? Salili-uq motu-uq."
Besok lusa Manakala langit mendung Tak usahlah anda bertanya Itulah pertanda kerinduanku
FEATURE
Ketika Mahasiswa Berguru ke Desa
SulbarDOTcom - Ketika Mahasiswa Berguru ke Desa


 Penulis
: FIKAR MAKKASAU
 Selasa, 15 Agustus 2017 19:23:58  | Dibaca : 115 kali
 
Sulbar.com - Mahasiswa diminta untuk tidak menggurui masyarakat desa, karena masyarakat desa boleh jadi, telah jauh lebih bersumber daya baik dibandingkan mahasiswa.

Dan kehadiran mahasiswa dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa mestinya justru datang untuk berguru kepada masyarakat.

Tidak saja berguru disiplin ilmu, tetapi juga berguru tentang etika dan karakter serta tradisi dan nilai-nilai sosial budaya yang telah lama bertumbuh dan hidup di pedalaman desa.

Begitu salah satu benang merah harapan yang dilontarkan oleh Wakil Rektor (Warek) III Intitute Agama Islam (IAI) Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI), Muhammad Arsad saat mengunjungi mahasiswa IAI DDI yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan XXIV di Desa Suruang Kecamatan Campalagian, Selasa (8/8).

Arsad mengaku berterima kasih kepada Kepala Desa (Kades) Desa Sumarrang, Jamaluddin yang telah menerima baik mahasiswa IAI DDI itu. "Sebagai pihak kampus kami hendak menyampaikan rasa terima kasih kami kepada bapak Kades yang telah menerima mahasiswa kami. Harapan kami Pak Kades sungguh-sungguh bisa menjadi dosen yang akan banyak mengajari mahasiswa bagaimana menyelenggarakan program kerja dan bagaimana membangun relasi baik dengan warga Desa Sumarrang".

Dalam kunjungan Arsad di Desa Sumarrang itu, selain ditemani Usman Sanjaya, salah satu dosen IAI DDI juga tampak hadir pula Abdul Wahid, salah satu alumnus dan mantan aktivis jurnalistik kampus IAI yang juga banyak ikut terlibat dalam penyelenggaraan program KKN IAI DDI itu.

Adapaun tujuan kunjungannya, Arsad mengatakan, hal itu adalah bahagian dari upaya untuk melihat langsung dari dekat suasana KKN mahasiswa IAI DDI itu.

"Kedatangan kami di lokasi KKN ini untuk memastikan bahwa mereka telah diterima baik oleh pemerintah desa yang didatangi. Dan alhamdulillah semua telah berjalan sebagaimana seharusnya penyelenggaraan KKN. Itu ditunjukkan dengan telah turunnya mahasiswa kami melakukan observasi di tujuh dusun yang ada di Desa Sumarrang," urai Arsad.

Dihadapan Jamaluddin, Arsad juga meminta kiranya mahasiswanya dapat sesegera mungkin menjadwalkan penyelenggaraan seminar program desa setelah melakukan observasi yang mendalam di semua dusun yang ada di Desa Sumarrang.

"Saya minta kepada anak-anakku untuk segera meminta kesiapan Kades untuk menjadwalkan seminar program desa. Pesan saya, mahasiswa menunggu saja jadwalnya Pak Desa kapan beliau bisa menghadirinya. Biarkan Pak Desa yang menjadwalkannya," urai Arsad yang selain Warek III IAI DDI juga adalah Ketua PCNU Polman ini.

Selain itu Arsad juga meminta kiranya mahasiswa tidak hadir di desa dengan gaa mengguri warga desa, karena kedatangan mahasiswa KKN itu sejatinya adalah untuk belajar kepada masyarakat desa. "Apa yang pak desa sampaikan langksanakan dengan baik."

Menimpali itu, Jamaluddin yang telah menjabat dua periode selaku Kades Sumarrang itu meminta mahasiswa KKN IAI DDI melaksanakan kegiatan sesuai dengan kemampuannya.

"Laksanakan sesuai kemampuan tenaga dan biaya mengingat waktu yang hanya 53 hari dan akan dilakukan penarikan pada 30 bulan sembilan mendatang itu sangatlah terbatas. Belum lagi soal dana dan soal smberdaya manusia yang ada. Saya minta mahasiswa yang KKN di desa kami, rasional saja melihat kenyataan desa. Dan jangan memaksakan untuk melaksanakan semua program. Laksanakan yang rasional saja dan memang bisa dilaksanakan," tutur Jamaluddin.

Jamaluddin berharap kepada mahasiswa KKN di Desa Sumarrang yang didominasi mahasiswa tarbiyah itu, lebih mendorong program bantuan atas proses belajar mengajar di lima SD dan SMP yang ada di Desa Sumarrang. "Intinya programnya harus rasional," kunci Jamaluddin.
 
Tag : polman
 
Tentang Penulis
Penulis Nama : FIKAR MAKKASAU

Selain aktif sebagai jurnalis, dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati lingkungan dan kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat

ARTIKEL TERKAIT
Bedah Film Jurus Politik Ahok di Kampus Unsulbar
Angin Kencang Terjang Gonda Mangrove Park
Kualitas dan Kuantitas Puisi LCPK IV 2015 Mengalami Penurunan
Hari ini, DPRD Polman Gelar Rapat Program Kerja 2016
Walhi Sulbar Pertanyakan Komitmen Lingkungan Calon Bupati
 
KOMENTAR
 
Tulis Komentar
Nama :
Email :
URL :
Komentar :
   
   
   
     
    Catatan :
No Ads, No Spam, No Flood please !
Mohon tidak menulis iklan, spamming dan sejenisnya.
 MAIN MENU
> Home
> How to go to SULBAR
v Accomodation :
   - Hotel
   - Rumah Makan (Restaurant)
> Obyek Wisata (Destination)
> Kalender Wisata (Event Calendar)
> Directory
> Peluang Investasi (Investment)
> Perpustakaan Online (Library)
v Pemerintahan (Gov) :
   - Aparatur Pemerintah (Gov Officer)
   - Tender Online / eProcurement

 

 

Email : info [at] sulbar.com | Email Redaksi : redaksi [at] sulbar.com

Situs ini merupakan situs berita online independen seputar wilayah Sulawesi Barat
This site is an independent online news sites around the area of West Sulawesi

copyright © 2004 - 2017 SulbarDOTcom - http://www.sulbar.com/

Online sejak 16-okt-2004

Saat ini orang Online.
Jumlah pengunjung : 620,585

web server monitoring service RSS